Layaknya tamu luar daerah yang berkunjung ke daerah lainnya, penyambutan kedatangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) disambut antusias warga setempat. Bersama rombongan, Anies Baswedan, disambut Bupati KLU, H. Najmul Akhyar dan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Saat di SMPN 2 Tanjung, sejumlah guru dan masyarakat setempat, tak henti menyempatkan untuk dapat berfoto bersama dengan sosok yang suatu ketika pernah disebut sebagai Gubernur Indonesia oleh salah seorang tokoh politik di tanah air itu.

Saat menyampaikan sambutan, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menuturkan, dirinya dengan Anies Baswedan adalah sahabat lama. Saat Dr. Zul (demikian sapaan akrab Gubernur NTB) menjadi Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia Jakarta, Anies Baswedan adalah Ketua Senat Mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Bahkan keduanya sempat bersama-sama mengemban ilmu di luar negeri di negara yang sama.

Sementara, Bupati Najmul Akhyar menyampaikan, KLU yang baru berusia kira-kira 10 tahun itu, harus memulai pembangunannya dari ‘nol’ pasca terjadinya gempa dahsyat di daerah tersebut. Namun demikian, selaku pimpinan dan penanggungjawab di KLU, Najmul Akhyar selalu berpesan kepada warganya agar tidak terus bersedih dan meratapi keadaan.

Gempa dahsyat, dalam pandangan Bupati KLU, diibaratkan seperti komputer yang di-restart dalam rangka membersihkan virus-virus yang tersimpan di komputer. Dengan demikian, saat ini KLU tidak hanya pulih tapi juga sudah siap untuk melakukan kerja kerja lebih lincah dan cepat dibanding sebelumnya.

Najmul Akhyar juga menyampaikan, sebelum gempa, Pendapatan Asli Daerah (PAD) KLU tidak pernah bisa mencapai angka Rp.1 triliun. Angka itu, justeru diperoleh pasca gempa terjadi. Dia mengajak kepada seluruh warga untuk terus membangun mentalitas relawan agar terus memacu semangat untuk bekerja. Suatu ketika, dalam kondisi yang serba kekurangan, warga KLU menggelar kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu Sulawesi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Anies Baswedan mengajak kepada seluruh guru-guru di SMPN 2 Tanjung, agar lebih menekankan cara belajar mengajar yang menuturkan ilmu pengetahuan dengan mendongeng atau bercerita. Sebab dengan metode ini, anak didik akan diberikan kesempatan mengembangkan imajinasinya. Melalui imajinasi anak-anak dapat membangun persepsinya tentang peristiwa yang terjadi di masa lalu, masa kini dan masa depan

Informasi yang diperoleh LOMBOKPRESS melalui akun instagram aniesbaswedan, kedatangan Gubernur DKI itu kali ini dalam rangka menyalurkan dana bantuan sebesar Rp19,2 miliar untuk membangun 16 sekolah dari jenjang TK sampai SMP di Lombok Utara. Serta sebesar Rp10 miliar untuk membangun sanitasi lingkungan, rehabilitasi sarana pendidikan, dan normalisasi jaringan air bersih di Kabupaten Lombok Timur.

Melalui BAZIS DKI Jakarta, juga dibangun hunian sementara dan fasilitas MCK bagi warga Desa Penjalin Lombok Utara. Selain itu jajaran PNS DKI Jakarta yang peduli telah mengumpulkan sumbangan sebesar Rp4,4 miliar untuk membangun SMP 2 Tanjung Mas Lombok Utara dan fasilitas pendukung lainnya.

“Jakarta bukan hanya kota, tapi kita adalah ibukota, apapun yang terjadi dimanapun di Indonesia, maka kita harus turut membantu sesama anak bangsa,” tulis Anies Baswedan di akun Instagramnya. []

5 JANUARI 2019 || LOMBOKPRESS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.