Potret Ideal Ulama – Umaro (1)

0
319

Oleh : Bintang Ramadhan Sr.

Dr. TGH. M. Zainul Majdi (MZM) atau Tuan Guru Bajang (TGB). Sebutan dan atau dua panggilan nama pada satu orang. Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat 2008-2013 dan 2013-2018 yang sekaligus seorang ulama. Atau seorang ulama yang sekaligus Gubernur (umara).

Silahkan kita menyebut mana yang lebih dahulu, ulama umaro atau umaro ulama. Sama saja. Mengapa? Karena sebagai seorang umaro banyak yang menilai dia berprestasi. Sebagai ulama dia sangat mumpuni. Suatu perpaduan dalam diri yang serasi.

Belakangan ini, dia makin banyak menerima undangan seminar sebagai pemateri. Diminta menjadi penceramah dan khotib sholat jumat, kajian tafsir Al Qur’an seusai sholat subuh diisi. Kehadirannya ditunggu banyak orang. Audien yang mendengarkan paparannya pun beragam. Di sela-sela itu, ia kerap di daulat “mengislamkan” orang (mualaf).

Oh iya, jangan lupa, dia juga seorang intelektual muda dengan gelar doktor (S3) di bidang tafsir Al Qur’an dari Universitas Al Azhar Cairo Mesir. Lahir 31 Mei 1972 di Pancor Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Menjadi Gubernur pada periode pertama saat usianya 36 tahun. Masih muda, cerdas pula. Punya hobi olah raga. Futsal, hingga bersepeda. Untuk soal bersepeda, ratusan kilometer pernah dijajal olehnya.

Baginya, hidup itu bagaimana bisa memberi manfaat buat orang banyak. Karena itu, kalau sesekali kita bertanya padanya, hendak menjalani aktivitas apa setelah nanti tak lagi jadi Gubernur? Dia selalu menjawab ingin kembali mengajar ke masyarakat. Bahkan saat ada yang menginginkannya menjadi Presiden atau Wakil Presiden RI 2019 yang akan datang, dengan diplomatis dia mengatakan, jabatan Gubernur saja sudah berlebih buat dirinya.

Pernah suatu ketika, seseorang bersikap kurang santun padanya. Kata-kata orang tersebut sungguh sangat tak pantas diucapkan. Namun, dia tidak membalas dengan ucapan dan kata-kata yang sama seperti yang ditujukan padanya. Dia lebih memilih jalur hukum dengan melapor ke aparat penegak hukum, dan kemudian memaafkan yang bersangkutan. Banyak pihak yang tidak terima dengan perlakuan kasar orang itu padanya. Tapi, dia mengatakan, agama mengajarkan untuk memaafkan perlakuan kasar (hinaan atau cacian) yang kita terima dari seseorang. Namun masyarakat yang terlanjur mendapat kabar itu, marah pada orang yang bersikap tak santun tersebut. Aksi membela MZM atau TGB pun merebak. Tak bisa dihindari. Beruntung aksi tetap berjalan tertib dan damai.

Adalah Dahlan Iskan yang pernah menulis tentang MZM atau TGB. Meskipun sudah banyak yang menulis tentang suami dari Hj. Erica Zainul Majdi ini, namun sepertinya baru tulisan mantan menteri yang juga tokoh pers itu yang beresonansi ke penjuru negeri. Bukan hanya lantaran DI pemilik JPPN yang koran atau medianya menyebar ke seluruh pelosok tanah air, tapi dalam tulisan itu DI mengakui kecerdasan dan keberanian MZM atau TGB dengan sangat fair. Tulisan yang mengambil sudut peristiwa saat MZM atau TGB menyampaikan keluhan petani jagung langsung dihadapan Presiden, dan sindirannya tentang pers di hadapan para awak dan pimpinan media se-Indonesia. Bagi DI, apa yang dilakukan MZM atau TGB sebuah cara cerdas yang berani.

Tapi sebagai manusia biasa, sesekali dia juga suka bercanda. Salah seorang stafnya di kantor Gubernur pernah bercerita kalau kebiasaan pimpinannya itu adalah kerap mengecek stafnya di waktu sholat subuh. Seperti ingin memastikan apakah stafnya itu melaksanakan sholat subuh atau tidak, perintah-perintah pimpinan sering disampaikan di jam-jam sholat subuh itu. Melalui cara ini pimpinan akan mengetahui, apakah stafnya bangun saat sholat subuh atau tidak. Nah, staf ini bercerita, pernah suatu ketika panggilan telpon masuk dari sang pimpinan dan staf inipun terbangun. Seketika itu, dia menerima telpon. Dan pertanyaan pertama dari pimpinannya adalah “sudah sholat?” pertanyaan itupun segera dijawab dengan “siap, sudah pak”. “Sholat apa kamu jam segini?” Ternyata saat itu waktu masih menunjukkan pukul 03.00 Wita belum tiba waktu sholat subuh. (bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.