NASIONAL – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) menyampaikan duka mendalam atas tragedi bom yang terjadi di Surabaya. MN KAHMI juga mengutuk keras aksi bom bunuh diri tersebut karena bertentangan dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, ideologi, konstitusi, dan norma hukum.

Hal itu ditegaskan MN KAHMI melalui pernyataan sikap yang ditandatangani Koordinator Presidium, Prof. Dr. R. Siti Zuhro dan Sekretaris Jenderal, Drs. Manimbang Kahariady, yang diterima redaksi lombokpress Minggu (13/5).

Masih dalam pernyataan persnya, MN KAHMI mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk tetap waspada dan tidak pernah takut menghadapi aksi terorisme, dengan senantiasa terus memelihara sinergitas dan kebersamaan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam pandangan MN KAHMI, kasus terorisme, barbarisme atas nama agama, ketidakadilan, dan lainnya adalah upaya sistematis untuk merusak persatuan bangsa dari dalam.

Karena itu, MN KAHMI mendukung sepenuhnya aparat penegak hukum untuk bekerja secara cepat, tepat, profesional, dan proposional agar terus berupaya mengungkap aktor intelektual, pelaku dan pihak terkait serta memproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.[]

LOMBOKPRESS || 13 Mei 2018

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.