Sumbawa/L-Press

 

Tahun 2012 ini pembangunan infrastruktur diupayakan akan lebih dipercepat pelaksanaannya. Karena itu, semua pemangku (tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan kaum perempuan) diminta turut mengawasi prosesnya. Mulai dari spesifikasi, luas dan sebagainya. “Jangan sampai merugikan masyarakat,” kata Gubernur NTB, TGH. DR. Zainul Majdi, dihadapan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, dan sejumlah tokoh masyarakat, Selasa 3 Januari 2012.

Gubernur NTB menyadari, bahwa pengawasan teknis dari pihak pemerintah sudah ada, tapi pengawasan masyarakat juga tidak kalah pentingnya. Terlebih dana yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur tersebut adalah dana pajak yang ditarik dari masyarakat.

“Jangan ada cerita lagi di 2012 infrastruktur yang baru dibangun sudah rusak. Aparat matanya terbatas. Butuh bantuan pengamatan dari masyarakat,” imbuh Gubernur NTB.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTB selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat juga mengingatkan, bahwa tugas pemerintah sebenarnya sederhana yakni, menurunkan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, daerah-daerah yang masih tinggi angka kemiskinannya, pada tahun 2012 ini akan diberikan intervensi program yang lebih banyak.

Gubernur juga meminta kepada daerah-daerah agar di tahun 2012 lebih waspada dan cermat dalam belanja daerahnya. “Gunakan dana daerah agar betul-betul dipergunakan bagi kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.

Awal itu akan menginspirasi akhir. Di dunia tidak ada yg kebetulan. Selalu ada rancangan dan proses sebelum ke akhir. Karena itu dibutuhkan ikhtiar dari semua pihak. Menurut Gubernur NTB tahun 2012 tahun adalah tahun yang tidak mudah. Tantangannya jauh lebih berat dari 2011.

Di NTB, APBD seluruh kabupaten/kota masih bergantung pada dana perimbangan (dana yang ditranfer oleh pemerintah pusat). Terkait itu, dana dari pemerintah pusat bersumber dari pajak. Namun karena pertimbangan berbagai krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini, pemerintah pusat akan berhati-hati dalam mengalokasikan dana perimbangan.(M. Zakiy Mubarok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.