Lombok Timur/L-Press
Gubernur NTB, DR. TGH. M. Zainul Majdi, MA., menyampaikan sambutan sekaligus tausiyah dihadapan jama’ah Pondok Pesantren (PP) Qudwatush Shalihin Lombok Timur, Rabu (20/7). Dalam tausiyahnya, Gubernur NTB kembali menekankan pentingnya iman dan ilmu bagi manusia. “Dengan ilmu kita selamat di dunia, juga di akhirat. Dengan Iman, kita selamat di akhirat, juga selamat di dunia,” tandas Gubernur NTB.
Kepada para jama’ah yang hadir, Gubernur NTB mengajak agar para orang tua membekali anak-anak mereka dengan pendidikan sejak usia masih dini. Sebab, meskipun belajar dituntut untuk dilakukan seumur hidup, namun kemampuan manusia menerima dan memahami pelajaran jika usianya masih dini. “Kalau sudah tua, biasanya kemampuan untuk belajar sudah mulai menurun,” kata Gubernur NTB.
Kehadiran Gubernur NTB tersebut, dalam rangka turut memperingati Hari Lahir PP Qudwatush Shalihin ke-18 dan peletakan batu pertama asrama putri di lingkup pondok pesantren asuhan TGH. Lalu Muhammad Nuh itu. Hadir dalam kesempatan ini ribuan jamaah, termasuk orang tua santriwan dan santriwati pondok pesantren.
Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB juga mengingatkan pentingnya masyarakat atau jama’ah menjaga kekompakan. Karena salah satu syarat pembangunan dapat berjalan baik dan lancar adalah, kompaknya masyarakat. Dicontohkan, bendungan Pandanduri Lombok Timur baru dapat dibangun tahun 2011 ini, karena masyarakat sudah kompak. Sebelumnya, kata Gubernur NTB, masih ditemukan adanya masyarakat yang setuju dan ada yang tidak atas pembangunan bendungan dimaksud. “Sehingga sejak tahun 1973 dinantikan, tapi baru bisa dipastikan mulai dibangun tahun ini (2011),” ucap Gubernur NTB. (M. Zakiy Mubarok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.