Mataram – Akhirnya Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mewujudkan ucapannya merombak totak unsur penentu kebijakan (UPK) Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 556 – 01 Tahun 2019. Dan seperti janji Gubernur NTB yang akan merombak total UPK BPPD NTB, terbukti. Dari nama-nama lama, hanya Alfian Yusni yang masih tertera dalam keputusan tersebut mewakili unsur media. Selebihnya nama-nama baru.

Seperti, Drs. Ryan Bakhtiar MM (ASITA), Anita Ahmad (PHRI), Christine Halim (INCCA), Jumadil, M.Pd (HPI), Nunung Heri Cahyono (Astindo), Priyadi Nugrahadi (Akademisi), Dr. Salahudin Sukarnawadi (Akademisi), dan Didiet Indrakusuma (Maskapai).

lnformasi perihal pergantian UPK BPPD NTB diketahui LOMBOKPRESS dari beredarnya surat undangan pertemuan yang ditujukan kepada UPK BPPD NTB yang ditandatangani Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh. Faozal, untuk menggelar pertemuan hari ini Kamis 3 Januari 2019 di Kantor Dinas Pariwisata NTB.

Perombakan UPK BPPD NTB oleh Gubernur NTB ini menjadi klimaks dari polemik berkepanjangan yang terjadi selama ini. Sebab  seperti diketahui, kepemimpinan Fauzan Zakaria, “diusik” terus menerus oleh beberapa pengurus lainnya yang berujung pada munculnya nama Farid Said sebagai Ketua BPPD NTB setelah sebelumnya sempat memunculkan nama Lalu Abdul Hadi Faisal.

Saling klaim sebagai Ketua BPPD NTB pun tak henti menghiasi laman-laman media massa. Sampai akhirnya Gubernur NTB mengeluarkan pernyataan yang akan merombak total seluruh UPK BPPD NTB dipenghujung tahun 2018 lalu. “Januari semua akan dirombak total” kata Gubernur NTB, saat sejumlah awak media meminta tanggapannya terkait BPPD NTB.

Atas keinginan Gubernur NTB itu, melalui media massa, sebelumnya, baik Fauzan Zakaria maupun Farid Said, sama-sama menyatakan menerima kebijakan Gubernur NTB tersebut.  []

Keterangan : sumber foto Gubernur NTB, internet.

3 JANUARI 2019 || LOMBOKPRESS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.