MENGATASI DEFISIT MODAL SOSIAL YANG MAKIN BERKEMBANG SAAT INI MEMERLUKAN WAKTU YANG PANJANG DAN TIDAK RINGAN. SALAH SATU RESEPNYA ADALAH DENGAN MENGIRIM ANAK-ANAK LULUSAN S1 UNTUK MELANJUTKAN STUDI KE LUAR NEGERI. PEMERINTAH PROVINSI NTB 2018-2023, BERKOMITMEN MELAKSANAKAN PROGRAM ITU. 1000 MAHASISWA AKAN DIKIRIM SEKOLAH KE LUAR NEGERI.

MATARAM – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengajak kader HMI untuk beramai-ramai melanjutkan studi ke luar negeri. Cara ini diharapkan dapat mengatasi defisit modal sosial yang terjadi saat ini di tanah air.

Pada masa kepemimpinannya sebagai Kepala Daerah, ditargetkan 1000 orang anak NTB bisa sekolah ke luar negeri melanjutkan studi. Selesai studi, dari 1000 orang itu, Doktor Zul, -demikian sapaan akrab Gubernur NTB- terobsesi 95 persennya dapat tumbuh dan berkembang di Ibukota RI untuk berkompetisi dengan anak bangsa lainnya merebut posisi posisi kunci dalam semua aspek dan lini kehidupan.

Sebagai mantan aktivis, Doktor Zul pernah menjadi Ketua BEM Universitas Indonesia, dirinya miris jika melihat fenomena mantan aktivisi saat ini. Karena itu, dia mengingatkan, mulai saat ini, para aktivis harus kembali memetakan prospek masa depan mereka berada dimana dalam kancah pergaulan nasional bahkan internasional. Sebab jika tidak dimulai, maka para aktivis hanya akan menjadi penonton dalam konstelasi kehidupan bangsa ini.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB dalam kegiatan pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Nusa Tenggara (HMI Badko Nusra) yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Sabtu 10 November 2018 di Fave Hotel Mataram.

Hadir dalam kegiatan dimaksud, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PB HMI, R. Sadam Al Jihad dan Arya Kharisma, Anggota Presidium MW KAHMI NTB, Dr. Muhammad, Sekretaris Umum MW KAHMI NTB, M. Zakiy Mubarok, Anggota Bawaslu NTB, Itratip Al Bayani, dan Anggota DPRD NTB, Misfalah.

Kepengurusan HMI Badko Nusra 2018-2020 berada dibawah kepemimpinan Rizal Mukhlis, akan mulai bekerja dengan melaksanakan Rakerda di Gedung PGRI NTB. Harapannya, kepengurusan kali ini dapat menjadi triger dalam menyongsong bonus demografi yang akan terjadi pada tahun 2030.[]

Dari kiri : Sekretaris Umum MW KAHMI NTB, M. Zakiy Mubarok, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Ketua Umum HMI Badko Nusra, Rizal Muhlis, Ketua Umum PB HMI, R. Sadam Al Jihad, dan Mantan Ketua Umum HMI Badko Nusra, M. Hafidz.

LOMBOKPRESS || 10 NOVEMBER 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.