MATARAM – Pasangan Gubernur/Wakil Gubernur NTB 2018-2023, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., dilantik Rabu 19 September 2018 di Istana Presiden.

Salah satu warisan yang membutuhkan kerja keras adalah gempa dahsyat yang terjadi di Lombok dan Sumbawa beberapa waktu lalu. Hal ini diakui Zulkieflimansyah atau Bang Zul melalui akun media sosialnya yang diunggah 18 September 2018.

Dalam akun facebooknya, Bang Zul menuturkan, banyak yang mengatakan saya akan mewarisi pekerjaan yang sangat berat di NTB karena adanya bencana gempa yang begitu dahsyat di Lombok dan Sumbawa”.

Menurut Bang Zul, tentu butuh keseriusan dan kerja keras untuk menyelesaikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa. Tapi dirinya sangat yakin dan optimis kerja ini akan berjalan lancar dan berhasil baik.

Dalam perbincangannya pada program News Report CNN Indonesia, Bang Zul menggambarkan titik kebangkitan warga Lombok dan Sumbawa yang terdampak gempa bumi dengan ungkapan berdamai dengan gempa. “Kami mulai berbenah diri, kompak menguatkan diri dan bekerja bersama-sama untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” katanya kepada Elvira Khairunnisa dari CNN Indonesia.

Masih di akun facebooknya, Bang Zul menguraikan, memulihkan kembali NTB dari bencana yang sungguh tak terduga pertengahan tahun ini, butuh banyak upaya dan kerja nyata.

Bang Zul percaya, ada adagium yang menyatakan, bahwa krisis juga bisa menghadirkan kesempatan. Itulah salah satu prinsip yang dipegang untuk membangun kembali NTB. Sumber daya alam NTB yang berlimpah serta bonus sumber daya manusia yang produktif, akan menjadi penggerak pembangunan di Lombok dan Sumbawa secara simultan dan berkelanjutan.

Seperti hendak menerangkan kesempatan
yang hadir dibalik krisis, Bang Zul mengungkapkan, gempa Lombok dan Sumbawa telah membuka jalan baginya untuk bertemu dengan  banyak sahabat dari seluruh negeri, bahkan dari berbagai belahan dunia yang dengan begitu tulus ingin berbuat dan membantu NTB karena bencana ini.

“Mereka orang-orang hebat dan sukses. Datang dengan ide-ide yang luar biasa. Setelah mereka melihat Lombok dan Sumbawa mereka kini bukan hanya ingin membantu korban bencana, tapi juga ingin melakukan banyak kegiatan bisnis dan aktivitasnya di NTB,” tulis Bang Zul.

Karena itu, bagi Bang Zul, bencana ternyata menjadi jendela baru yang membuka banyak kesempatan baru untuk berinteraksi, belajar bersama, berubah dan mewujudkan mimpi dan kerja baru.

Ia mengajak kepada semua pihak, untuk bersama-sama dengan hati terbuka, dengan penuh keramahan, kehangatan dan ketulusan yang tidak dibuat-buat, memastikan NTB aman buat semua. Aman buat investasi dan business community,  nyaman dan menyenangkan buat pelancong dan visitors, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat NTB sendiri. “Kita orang NTB memang tak boleh jadi penonton di tempat kita sendiri,” kata Bang Zul.

Bahkan di akun media sosialnya itu, Bang Zul menulis, ayo kita Berjuang Bersama Rakyat (seperti kata pak Ali BD dan Gede Sakti), agar NTB AMAN untuk kita semua (seperti kata Pak Akhyar Abduh dan Bung Mori) dan akhirnya bermuara pada NTB yang sejahtera (seperti yang disampaikan pak Suhaeli-Amin). “Kalau ini semua bisa kita wujudkan maka Insya Allah NTB yang Gemilang bukan hanya mimpi,” tulis Bang Zul. []

LOMBOKPRESS | 19 SEPTEMBER 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.